geovisite and PR my Blog

Sabtu, 29 September 2018

Pemprov Jambi Membuka lowongan PNS

Pemerintah Provinsi pada bulan September 2018 ini kebagian kesempatan membuka penerimaan PNS sebanyak 235 Pegawai . ari jumlah tersebut terbagi 175 untuk Jumlah tenaga Guru an 75 Tenaga Kesehatan.(Jambi Update)

Sabtu, 18 Maret 2017

Jalur Kereta Api di Jambi .

Informasi adanya Jalur Kereta Api di Jambi sudah ada dari tahun sebelumnya, rasanya sudah tidak sabar lagi untuk menikmati perjalanan melalui jalur kereta api sepanjang 200 kilometer yang katanya akan melintas mulai dari Desa Suban, Kabupaten Tanjung Jabung Barat kemudian melewati Sengeti ,Kabupaten Muaro Jambi lau kemudian masuk ke Kota Jambi hingga melaju ke Kertapati Sumsel dengan melalui Kecamatan Tempino, Kabupaten Muaro Jambi.Hmmm Pengen rasanya naik kereta Api Melewati pemandangan hutan Jambi.

Minggu, 05 Maret 2017

Jambi musim hujan 2017

Memasuki bulan maret 2017 kota jambi sesekali juga diguyur hujan, berita untuk sebagian sumatra pada musim lalu yang dipenuhi kabut asap akibat kebakaran hutan bisa juga terbantu mengurangi kabut karena hujan yang turun.begitu membantunya kecerahan suasana kota jika kabut melanda.Hujanerdarah yang turun di bulan februari dan maret ini juga banyak membuat satwa satwa di kebun binatang jambi menjadi kedinginan. melihat kondisi cuaca seperti ini diharapkan kepada masyarakat jambi untuk menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, mengingat pasca hujan turun biasanya banyak air tergenang yang menjadi sumber hidupnya nyamuk eides eygifty menyebarkan penyakit demam berdarah.

Kamis, 17 September 2015

Kabut asap melanda Jambi

Kabut asap melanda Jambi Puncak musim kemarau tahun ini di jambi berakibat Kekeringan yang mengakibatkan menurunnya produksi padi sawah.Sulitnya mendapatkan air akibat permukaan air sungai batanghari mengalami penyusutan,Kabut asap akibat banyaknya lahan yang terbakar.dari beberapa hasil pengukuran didapatkan bahwa indeks pencemaran udara sudah melebihi standar kesehatan, disamping itu penurunan jarak pandang menyebabkan terganggunya kegiatan di bandara sultan Thaha , yang mengakibatkan dialihkannya kloter penerbangan haji, meningkatnya penderita ISPU yang berobat di rumah sakit yang mendorong walikota jambi untuk meliburkan sekolah mulai dari tingkat dasar sampai sekolah menengah sampai batas yang tidak ditentukan sampai standar ispu memenuhi kesehatan dan menghimbau masyarakat agar turut berpartisipasi dalam mengurangi polutan asap dengan cara menyediakan baskom yang berisi air garam yang penguapanya diharapkan dapat memicu timbulnya awan hujan, walaupun cara ini diragukan keberhasilannya namun minimal sdh dapat membangkitkan rasa kepedulian masyarakat akan arti kesehatan yang ditimbulkan akibat asap.

Jumat, 05 Juni 2015

Pasar Angso Duo Jambi

Pasar Angso duo merupakan pasar tradisional terbesar di Jambi. Pasar ini menjual berbagai barang dagangan mulai dari lauk pauk,sayuran, bahan pangan, perabotan dapur dan masih banyak lagi. Pasar tradisional angso duo ini telah menjadi tempat mencari nafkah lebih dari 3.000 pedagang dan memiliki sejarah sebagai pasar yang berpindah pindah dari satu tempat ke tempat lain. Pada awal abad ke-18, wilayah muara jambi terletak di Dermaga Bom Batu. Sekarang kawasan tersebut telah berubah menjadi Mall WTC Batanghari, dulu di lokasi ini ada sebuah pasar tradisional kecil. Masyarakat menyebutnya Pasar Tanah Pilih. Pasar ini lah yang menjadi calon Pasar Angso duo walaupun posisinya tidak sama dengan yang sekarang. Orang tua2Jambi mengatakan saat zaman penjajahan Jepang pasar ini hancur. maka pasar pun pindah kira2 600 meter ke arah tenggara, orang Jambi bilang lokasi pasar yang baru ini dengan sebutan pasar Gang Siku. Pasar angso duo yang baru tersebut di bangun sangat sederhana, hanya berupa deretan meja-meja dari batu. masyarakat jambi pada saat ini menyebutnya Pasar Meja Batu. Di pasar yang baru ini, tidak hanya terhampar ikan, daging dan sayur-mayur yang dijual di atas meja batu, melainkan juga sebagai tempat orang-orang duduk mengobrol, bersantai sambil minum kopi sembari menikmati pemandangan sungai batanghari. Pada masa itu barang-barang impor dari singapura sudah banyak masuk ke Jambi berupa pakaian, kasur dan perlengkapan rumah tangga. Semua barang di kirim dari Muara menuju sungai Batanghari menggunakan Kapal. Dilokasi Pasar Angso Duo yang kini berdiri, dulunya hanyalah tempat kapal bersandar dan menurunkan barang-barang dagangan, dari situ barang-barang di angkut para kuli menujuPasar Meja batu. Dalam perkembangannya, Pasar Meja Batu semakin ramai oleh pedagang dengan berbagai jenis barang dagangannya, gang siku menjadi sesak sepanjang jalan itu becek dan tidak nyaman lagi bagi para pembeli. Awal tahun 1970,kedangkalan sungai kian parah. Pemda Jambi pun melakukan pengerukan. Tanah dan pasir hasil pengerukan di gunakan untuk menimbun di sekitar sungai sehingga terbentuklah daratan baru. Pada daratan itulah pemerintah akhirnya memindahkan kembali pusat pasar tradisional dari Pasar Meja Batu. Pasar yang baru ini bernama Pasar Angso Duo resmi berdiri pada Tahun 1974, tepat di tepi sungai Batanghari. Pasar ini di bangun atas reklamasi sungai. Seiring dengan waktu Pasar Meja Batu berubah menjadi pertokoan dan disepanjang jalan penuh dengan pedagang kaki lima.

Sabtu, 11 April 2015

Kampung laut jambi

Kampung laut termasuk wilayah Kecamatan Kuala Jambi, Kabupaten Tanjung Jabung Timur. masa sebelum pemekaran wilayah kecamatan Muara Sabak, dulu Kampung Laut adalah sebuah desa. lalu dipecah menjadi 2 kelurahan yaitu kelurahan Tanjung Solok dan Kelurahan Kampung Laut. dari sisi letak geografis kampung laut berada di muara sungai Batanghari. letak ini menjadikan Kampung laut sebagai daerah pertemuan antara air sungai dengan air laut yang menjadikan kampung laut sebagai pintu gerbang memasuki jambi dari dulu hingga kini. Kehidupan masyarakat kampung laut memiliki ciri tersendiri, rumahnya didirikan diatas rawa atau daerah bakau. Rumah-rumah di kampung laut dibangun diatas ribuan batang pohon pinang sebagai penyangga. Umumnya rumah penduduk terbuat dari kayu. Kondisi ini menyebabkan kampung laut sangat rentan terhadap bahaya kebakaran. Kampung laut dikategorikan sebagai daerah yang heterogen yg terdiri dari beberapa etnis yang hidup menetap, antara lain adalah melayu, bugis, banjar, jawa dan lain-lain. Selain etnis tersebut ada juga kelompok komunitas masyarakat yang dikenal sebagai suku duano. Suku Duano merupakan kelompok masyarakat yang intensitas kehidupannya lebih banyak berada dilaut. Di indonesia kelompok masyarakat ini lebih dikenal sebagai orang bajo. Seiring terjadinya perubahan beberapa anggota kelompok suku duano di kampung laut sudah mulai hidup menetap di kampung laut. Dominannya pencaharian masyarakat kampung laut sangat terkait dengan sumber daya laut. Hasil tangkapan nelayan kampung laut merupakan salah satu pemasok ikan terbesar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat jambi. Hasil tangkapan kampung laut juga dipasarkan ke luar jambi dan luar negeri. Seperti udang ketak atau udang nenek dan jenis ikan komediti ekspor lainnya. Selain itu hasil tangkapan nelayan kampung laut juga diolah menjadi beberapa produk seperti ikan asin, kerupuk, penganan dan kuliner khas kampung laut. Bagi masyarakat tanjung jabung timur dan sekitarnya, kampung laut dikenal sebagai daerah penghasil sumbun. Ke khasan dan keunikan daerah kampung laut ini, dapat dilihat pengunjung dalam upacara tradisional mutik sumbun. Sumbun hanya dikenal hidup dan berkembang di daerah kampung laut. Sumbun dalam bahasa latin disebut solen grandis sp merupakan salah satu keanekaragaman hayati yang ada di laut. Habitat sumbun merupakan endemik daerah tanjung solok, dan diketahui populasi sumbun hanya terdapat di daerah cina, kalimantan dan di kampung laut. Perkembangan sumbun di kampung laut didukung oleh daerah kampung laut yang menjadi daerah pertemuan antara air sungai dengan air laut yang banyak mengandung makanan dan bahan organik lainnya. Sumbun dikenal masyarakat sebagai kerang-kerangan yang memiliki dagang yang enak. Masyarakat kampung laut menyakini bahwa sumbun memiliki khasiat terhadap kesehatan. Upacara mutik Sumbun atau tradisi menangkap sumbun merupakan masa musim panen menangkap sumbun bagi masyarakat kampung laut. Tradisi ini dilaksanakan pada bulan kering yaitu antara bulan april hingga bulan juli. Populasi sumbun hidup di daerah beting yang merupakan daerah berpasir yang berada ditengah lautan di kelurahan tanjung solok Selain sumbun, di daerah beting ini juga banyak terdapat banyak kerang. Sumber daya ini menjadi mata pencaharian masyarakat kampung laut. Keunikan dalam proses menangkap kerang ini adalah pengunaan papan selancar sebagai transportasi. Dengan posisi merangkak diatas papan, salah satu kaki menjadi alat pendorong agar papan selancar bisa berjalan. Alat ini sangat membantu nelayan mencari lokasi induk kerang yang menjadi lokasi tempat berkumpulnya banyak kerang. Cara menangkap sumbun dilakukan dengan mengunakan alat berupa lidi dimana diujung lidi tersebut diberi kapur. Kemudian dimasukan ke dalam lubang sumbun. Tidak beberapa lama kemudian sumbunnya akan mabuk dan akan muncul keluar dari lubangnya. Keunikan, kekayaan potensi alam dan sosial budaya yang dimiliki daerah kampung laut merupakan aset yang perlu mendapatkan perhatian dari pihak terkait. Diperlukan sebuah perencanaan yang matang untuk membangun dan mengembangkan daerah kampung laut sebagai daerah kunjungan baru. Tanpa menghilangkan nilai-nilai dan tradisi yang telah ada.

Senin, 16 Desember 2013

Minggu, 30 September 2012

Kabut Asap datang lagi

Hampir selama satu bulan ini kabut asap yang berasal dari kebakaran lahan kembali menyelimuti kota Jambi, dengan dampak sama seperti sebelumnya terhadap kesehatan dan menyebabkan gangguan terhadap penerbangan ke kota Jambi, namun kabut sekali ini beriringan dengan kemarau panjang, walaupun telah dilakukan tindakan penyiraman melalui hujan buatan namun tetap saja belum dapat menyelesaikan masalahnya.

Selasa, 31 Januari 2012

Jambi Emas Exhibition 2012

Jambi is the one of the best destination for Investment and Promotion in Indonesia, because it has many natural resources as like, agriculture, Fishery, Plantation, coal, etc, the interest in investment in the region were sensible calculated from strategic factor of the region, some of these include its proximity to Singapore and Malaysia, Stable political and security condition.
One of The main event for annual Promotion in Jambi is "Jambi Emas Exhibition" which will be held on mid February 2012 at lokasi MTQ Taman Rimba, right in front of Sultan Thaha Airport.
Read More about Jambi Emas.....>>>

Sabtu, 15 Oktober 2011

Anglo Tungku dari tanah (back to nature)

Sumber : http://www.tembi.org/tembi/anglo.htm

Kamis, 08 September 2011

Smog covered the city ( weather review )

last few days, Jambi covered by smog (smoke haze) due to land fires ( bush and plantation) that causes limited visibility, and disruption of transportation, Jambi during the peak of the current dry season, in addition to land fires and dry season, small incidents have already caused hundreds of homes burn and river/water surface decreased
although there is also land burned in Jambi region but provisional estimated ..smog covered the city of Jambi comes from provinces outside Jambi
peoples hope the problem of land fires and smog could be overcome and be solved sooner so that will not cause asphyxiate especially for infants, more need to be done if the problem gets worse.(learn to write Review in english version by unedited opinion)

Jumat, 12 Agustus 2011

"Dragon's blood" ( biodiversity review)

Dragon blood is another name for Daemonorop draco,in particular Daemonorops draco, produces a red resin known as "Dragon's blood", Daemonorops Polysaccharides found in some species are known for medicinal Their anti-coagulant properties.
dragon blood is derived from a plant named jernang,which are easily found in tropical area including Jambi,since the number of land-use change (of plantations), the number of tree species is diminishing,and dragon blood products increasingly difficult to find
how about the opportunities of economic botany named dragon blood or Daemonorops draco in future? easily or could not be found, Tell me....

Minggu, 24 April 2011

Sado di Jambi ( Travelers Review )


Sado dikenal sebagai alat transportasi tradisional di Kota Jambi, saking terkenalnya pada era tempoe doeloe sampai menjadi Ikon nama Tempat yang sering disebut SIMPANG SADO yang lokasinya dekat pasar buah, tapi kondisi sekarang sedikit memprihatinkan dengan pesatnya kemajuan alat transportasi modern. Ayo naik sado keliling kalau ke Jambi....

Senin, 04 April 2011

Jambi Emas

akan ada banyak perkembangan di beberapa tahun mendatang (2015, dekat tuh !), melalui ketepatan program, integritas, komitmen dan niat yg tulus, rekonsiliasi internal pada saat yg prima di awal program, anda akan dapat melihat hasil nantinya antara lain:
Read More about Jambi Emas.....>>>

Selasa, 04 Januari 2011

Jambi Anniversary



Gubernur Jambi H. Hasan Basri Agus


Provinsi Jambi dibentuk pada tanggal 6 Januari 1957, yang semula keresidenan Jambi, dan untuk merayakan hari jadi jambi ini diadakan pameran Produk UKM yang berlokasi di Lapangan kantor Gubernur Telanaipura

Selasa, 28 Desember 2010

TRANSAKSI PASAR LELANG JAMBI MENCAPAI NILAI 4,4 MILYAR ( MARKET REVIEW)

Salah satu transaksi Agribisnis terbesar yang mempertemukan penjual dan pembeli di Jambi adalah kegiatan Pasar Lelang, kegiatan Pasar lelang ini merupakan kegiatan pasar non fisik yang event kegiatannya dikoordinir oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi , selama tahun 2010 telah diadakan 4 ( empat) kali pasar lelang dengan nilai total transaksi sebesar Rp. 4.399.692.000, dengan rincian :

1. tanggal 15 Juni 2010 sebesar Rp. 1.326.280.000.
2. tanggal 05 Agustus 2010 sebesar Rp. 601.912.000.
3. tanggal 27 Oktober 2010 sebesar Rp. 39.500.000.
4. tanggal 14 Desember 2010 sebesar Rp. 2.432.000.000

pada setiap kegiatan pasar lelang ini dihadiri oleh 100 orang peserta baik penjual maupun pembeli yang berasal dari Jambi dan dari luar daerah Jambi seperti Padang, Palembang, Riau, Lampung dan Bengkulu dan pembeli dari Pulau Jawa yang berasal dari Jakarta, Bandung dan Surabaya dengan persentase 26 % pembeli berasal dari Jambi dan 74 % pembeli berasal dari pedagang diluar provinsi Jambi,.
Selama tahun 2010, komoditi yang dijual di pasar lelang meliputi :

1. Cassiavera sebanyak 70 ton Rp. 437.500.000
2. Coklat sebanyak 26 ton Rp.492.000.000
3. Pinang sebanyak 141 Ton Rp. 941.300.000
4. Minyak Nilam 1.200 Kg Rp. 497.000.000
5. Kopi Robusta 27 Ton Rp. 229.000.000
6. Kapulaga 5 Ton Rp. 250.000.000
7. Damar Batu 20 Ton Rp. 200.000.000
8. kunyit 100 Ton Rp. 150.000.000
9. Bibit Gaharu 20.000 batang Rp. 100.000.000
10. bibit Lengkeng 5000 batang Rp. 350.000.000
11. beras 21 Ton Rp. 141.950.000
12. Jahe Merah 12 Ton Rp. 72.000.000
13. Cabe rawit 50 Kg Rp. 1.250.000
14. Pala bulat 1 Ton Rp. 9.700.000
15. Abon Ikan 100 kg Rp. 11.500.000

Selain dari komoditi tersebut juga terdapat produk hasil industri yang dilelang seperti : Kacang Tojin, Kerupuk Duri Patin, Dodol Jagung, Teh/Sirup Rosela, keripik Kentang serta produk makanan kecil lainnya berupa gelamai/keripik pisang/ batiah/ rendang telur dan keripik bayam, yang umumya dibeli oleh Pengusaha pemilik Mall / Super Market yang ada di kota Jambi

Rabu, 27 Oktober 2010

Transaksi Pasar Lelang Jambi ( Market Review)

Kegiatan Pasar lelang yang dilaksanakan pada tanggal 27 Oktober 2010 yang bertempat di RM. Bumi Pasundan Jambi menghasilkan transaksi sebesar Rp. 39.500.000, jumlah transaksi ini sangat kecil dibandingkan dengan kegiatan lelang pada bulan Agustus 2010, hal ini disebabkan karena kurangnya jumlah komoditi yang tersedia dan belum sesuainya harga antara penjual dan pembeli.
Komoditi yang terjual pada pasar lelang kali ini hanya 2 jenis komoditi yaitu komoditi Kacang Tojin sebanyak 750 Kg dengan nilai Rp. 19.500.000 dan komoditi Kerupuk Duri Ikan Patin sebanyak 2000 bungkus dengan nilai Rp. 20.000.000, yang kedua komoditi tersebut dibeli oleh Pengusaha Mandala Swalayan dari Kota Jambi.


Transaksi Pasar Lelang pada Bulan Agustus 2010

Transaksi Lelang pada tanggal 5 Agustus 2010 sebesar Rp. 601.912.000, transaksi ini meliputi 7 komoditi barang yaitu : Abon Ikan, Minyak Nilam, Pala Bulat, Pinang Berasa Lokal Semeru, Jahe Merah dan Aneka Makanan Ringan seperti Gelamai, batiah, rendang telur, Kripik Pisang dan Keripik Bayam.
Nilai transaksi terbesar sesuai urutan adalah komoditi minyak nilam dengan jumlah 1.200 Kg dengan nilai sebesar 497.000.000, kemudian Jahe Merah dengan jumlah 12 Ton dengan nilai sebesar Rp. 72.000.000, Beras Lokal Semeru sebanyak 320 Kaleng dengan nilai Rp. 29.312.000.
Transaksi pada bulan ini Agustus ini seluruhnya dibeli oleh pedagang dari Provinsi Jambi.

Transaksi Pasar Lelang pada Bulan Juni 2010

Pelaksanaan Pasar lelang pada tanggal 15 Juni 2010 merupakan kegiatan pasar lelang yang pertama untuk tahun 2010, pada event perdana pasar lelang ini berhasil mencapai Rp. 1.326.280.000 yang meliputi 16 Komoditi yang berasal dari seluruh daerah di provinsi Jambi.
Komoditi tersebut adalah :
1. Beras Ciherang 15 ton Rp. 93.750.000
2. Beras Solok 6 Ton Rp. 52.200.000
3. Bibit Gaharu 20.000 batang Rp. 100.000.000
4. Bibit Lengkeng 5000 batang Rp. 350.000.000
5. Bibit Fusarium Super 100 Kg Rp. 18.000.000
6. Cassiavera KA.Stick 25 Ton Rp. 187.500.000
7.Cassiavera KB. Stick 25 Ton Rp, 100.000.000
8. Kopi Robusta 15 Ton Rp. 157.600.000
9. Coklat Biji 5 Ton Rp. 52.500.000
10.Pinang 25 Ton Rp. 82.500.000
11.Sirup Rosela 5 ls Rp. 780.000
12.Teh Rosela 200 ktk Rp. 4.000.000
13.Dodol Jagung 600 bks Rp. 2.400.000
14.Dodol Rosela 600 bks Rp. 2.400.000
15.Cabe Rawit 50 Kg Rp.1.250.000
16.Coklat Biji 6 Ton Rp. 121.500.000


Pray For Ibu Pertiwi

Mentawai west sumatra and Merapi yogyakarta....
kami ikut prihatin...
musibah bertubi-tubi
mawas diri

Kamis, 06 Mei 2010

Jambi Bertabur Diskon (Pekan Promosi Jambi)


Rabu, 03 Maret 2010

JEMBATAN BATANGHARI II



Rabu, 20 Januari 2010

Pakaian Adat Jambi ( Tengkuluk )




Gubernur,Ibu Ratu munawaroh dengan ibu-ibu berpakaian tengkuluk

Visit Indonesia

FEEDJIT Live Traffic Map

AUTO BACK LINK

Auto Backlink

award dari Seri bahasa

award from Schizoshrink- Sweet Pinoy

award from Grace receiver/slusman

award from Grace receiver/slusman

picture from BacimTurky

award from nenoneno

award from nenoneno

waktu Jambi